Puteriku Julaiha....
Salam kemeseraan buat mu, semuga hari2 yg dilalui diwarnai keceriaan, kebahagian buat puteri...
Hamba berseloka lagi buat puteri....
Puterilah cahaya didalam gelap,
Pelita jendela dalam samar malap,
Terusik lamunan dek senyuman yang hamba tatap,
Mata menjeling memandang menghadap,
Adakah waktu untuk ku walau hanya sekejap?
Ombak membelah berlari gigih mengejar pantai,
Angin berhembus lemah menyusuri pantai nan landai,
Nyamannya menyapa siang, dingin menyapa mimpi,
Kerinduan hati hadir tidak terperi,
Sayunya hati, manakala malam meniti hari,
berharap datang hujan membasahi kalbu surgawi.
Bila nanti, badan hamba lemah tiada berasa,
Suara hamba diam tiada lagi bernyanyi senda,
Ku pinta puteri hadir menemani raga,
Walau hanya berhias sebuah senyuman hiba,
Walau hanya ada di mimpi hamba,
Izinkan hamba merungkai kalimat dihati agar perginya hamba dirasa.
Berdiri hamba di senja nan sunyi,
Camar melayang menyusuri awan,
Langit merah menanti kepulangan mentari,
Indah sungguh warnanya, meninggalkan cerita siang,
Namun....tidak mampu jua menandingi kindahan tatapan matamu,
Belum mampu mententeramkan jiwa ini,
Oleh keindahan seraut wajah yg selalu ku tatap
Khamis, 29 Oktober 2009
Dari pencinta bahasa
Posted by Julaiha at 12:46 PTG
Labels: Indahnya bahasa
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Dikuasakan oleh Blogger.
0 comments:
Catat Ulasan